Inilah Rahasia Cara Investasi Properti Rumah, Apartemen, Tanah dan Guest House Yang Bisa Anda Terapkan

Inilah Rahasia Cara Investasi Properti Rumah, Apartemen, Tanah dan Guest House Yang Bisa Anda Terapkan


img-1486097104.jpg

Salah satu cara investasi yang saat ini dinilai sangat menjanjikan adalah berinvestasi properti, investasi properti saat ini yang dinilai memiliki prospek yang bagus kedepannya karena seperti yang anda ketahui bahwa saat ini jumlah penduduk semakin padat saja sehingga mendorong adanya kebutuhan akan properti yang semakin besar pula, sedangkan supply properti sangat terbatas, bahkan khususnya properti tanah supplynya tidak akan pernah bertambah. Hal ini menyebabkan harga properti dari tahun ke tahun akan terus mengalami kenaikan, dan dengan terjadinya harga yang selalu naik tentu hal ini sangat menguntungkan untuk investasi, tidak heran jika banyak investor yang bersaing dan menanamkan modalnya ke dalam investasi properti.

Ada banyak cara yang dapat anda tempuh dalam investasi properti, mulai dari berinvestasi pada properti rumah, ruko, apartemen, guest house/ homestay, kos-kosan, atau pada properti tanah. Tapi sebelumnya anda harus memahami terlebuh dahulu bedanya berinvestasi properti dengan bisnis properti, karena ini dua hal yang berbeda dan tentunya mekanisme yang digunakan juga akan berbeda. Dalam bisnis properti, mungkin saja anda hanya akan mengeluarkan 1% dari modal yang dibutuhkan dan 99% sisa modal dari rekanan atau modal yang bersumber dari yang lain, tapi dalam investasi properti tentu berbeda, disini anda akan mengeluarkan modal yang jauh lebih besar ketimbang bisnis properti, namanya saja berinvestasi tentu membutuhkan modal yang banyak.

Walaupun begitu, antara pebisnis properti dan investor properti itu sebenarnya akan saling membutuhkan, pebisnis properti butuh investor properti untuk membiayai proyek yang akan digarapnya, begitu juga investor properti yang membutuhkan pebisnis properti untuk mengelola dana yang dimiliki dengan harapan dana tersebut akan memberikan keuntungan yang berlipat kedepannya. Nah, disini anda bebas memilih mau menjadi seorang pebisnis atau investor properti? Jika ingin menjadi pebisnis maka anda harus menguasai dan cakap dalam bidang properti, sedangkan jika ingin menjadi investor maka anda harus menyiapkan modal yang cukup untuk di gunakan serta berwawasan seputar property, atau malah ingin menjadi dua-duanya? Sesuai dengan tema postingan kali ini, kami akan mencoba memberikan tips cara investasi properti, sebelumnya kami telah membahas bagaimana cara berinvestasi properti ini dalam beberapa waktu lalu tapi tidak ada salahnya untuk mengingat kembali Karena kebutuhan berupa materi selalu diperlukan.

Investasi Tanah

              Berinvestasi tanah dinilai sebagai investasi properti yang paling mudah dan menguntungkan, hal ini dipengaruhi karena harga tanah hampir mustahil untuk mengalami penurunan. Wajar saja karena dari tahun ke tahun orang yang membutuhkan tanah selalu saja meningkat sedangkan tanah tidak pernah berkembang. Walaupun harganya selalu meningkat, namun anda juga harus memperhatikan potensi peningkatan harga pada tanah yang akan anda beli tersebut, berpotensi meningkat tajam atau hanya meningkat lemah? Walau sama-sama meningkat, namun ini cukup material untuk anda karena dalam investasi peningkatan keuntungan yang tajam merupakan hal yang sangat positif untuk keuntungan.

            Ada beberapa kriteria yang dapat anda gunakan untuk mengetahui apakah suatu tanah berpotensi mengalami peningkatan tajam atau lemah, berikut kriteria yang biasa digunakan oleh para investor yang idela dalam berinvestasi :

  • Tanah dikawasan padat penduduk atau pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi.
  • Tanah dikawasan aktivitas kehidupan yang tinggi atau kawasan dengan pertumbuhan aktivitas kehidupan yang tinggi pula.
  • Tanah yang berada di dekat dengan jalan-jalan besar.
  • Tanah dilingkungan aktivitas ekonomi (pasar, toko, dan pusat pusat penting lainnya).
  • Tanah dikawasan industrialisasi (pabrik-pabrik, perkantoran,dll).
  • Tanah yang berada dilokasi strategis (pemandangan yang indah, nyaman, tenang, berpotensi untuk didirikan bangunan-bangunan privat, lebih tepatnya tanah pada lokasi wisata).
  • Tanah dilokasi rencana proyek. Misalkan pemerintah memproyeksikan didaerah tertentu akan dibangun bandara, stasiun, terminal, pemusatan industry, dll, maka tanah dilokasi tersebut berpotensi mengalami kenaikan yang berlipat.
  • Tanah dilokasi yang memungkinkan untuk mudah bila dijual.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memastikan legalitas dari tanah yang akan anda beli nantinya, sebelum membeli sebuah tanah pastikan bahwa surat-suratnyadan perizinannya lengkap, dan jangan sungkan untuk menanyakan semua hal yang ingin anda ketahui kepada pemilik tanah tersebut. Setelah itu anda hanya tinggal menunggu beberapa tahun hingga harga tanah tersebut akan melonjak tajam dengan sendirinya. Mungkin sekitar 3-5 tahun harganya sudah peningkat drastis, sekiranya telah dapat memberikan keuntungan yang besar kepada anda dan dapat menjualnya maka tinggal mencari pembeli saja.

Investasi Rumah, apartemen dan guest house

            Dalam Investasi Rumah, apartemen tidak jauh berbeda dengan investasi tanah, langkah yang harus anda lakukan adalah mencari dan membeli rumah, apartemen, dll kemudian anda menjualnya kembali ketika harga telah naik. Dalam investasi ini, seringkali ada penjual rumah atau apartemen yang membutuhkan dana segera, sehingga akan menjualnya dibawah harga pasar dari bangunan tersebut, dalam hal ini anda akan mendapat keuntungan saat itu juga jika anda ingin langsung menjualnya kembali, anda hanya tinggal menjualnya diharga pasaran, maka anda sudah mendapatkan keuntungan tanpa harus menunggu.

            Jika anda ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, maka anda perlu untuk menunggu beberapa bulan atau tahun hingga harga melonjak lebih tinggi. Dan juga, selama anda menunggu harga naik, anda juga dapat menyewakan rumah dan apartemen tersebut secara bulanan atau tahunan bahkan harian, sehingga keuntungan anda tidak hanya berasal dari selisih harga beli dan harga jual saja namun juga ditambah arus kas dari penghasilan sewa, tentu cara ini akan menjadikan kantong anda semakin tebal lagi. Kemudian ketika anda memutuskan untuk menahan rumah dan apartemen yang anda beli dalam jangka waktu yang lama untuk menunggu harga naik lebih tajam, perhatikanlah risiko kerusahan dari properti tersebut, bukan tidak mungkin bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran, dan lain-lain dapat menimpa dan menghancurkan properti anda, sehingga anda perlu untuk melindunginya. Untuk itu, pertimbangkanlah untuk mengasuransikan properti anda untuk menghindari kerugian jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

            Selain itu, perhatikan juga jika anda melakukan renovasi pada properti tersebut, apakah biaya renovasi yang anda keluarkan dapat ditutup oleh keuntungan yang anda dapat nantinya? Apakah renovasi tersebut menyebabkan harga properti menjadi terlalu mahal sehingga akan sulit untuk terjual di kemudian hari? Hal ini seringkali memicu kegagalan para investor, mereka berpikir untuk membeli properti yang kurang baik dengan harga yang lebih murah kemudian merenovasinya, kenyataannya mereka malah mengalami kerugian karena tidak tepat dalam memperkirakan biaya renovasi sehingga menjadi kerugian dalam masalah finansial. Mungkin untuk para pakar dan kontraktor bangunan yang berpengalaman hal tersebut akan berhasil, tapi jika anda tidak berpengalaman dalam memperkirakan biaya renovasi sebaiknya pilih properti yang baik yang tidak perlu renovasi atau minim renovasi.

            Satu lagi jenis investasi baru adalah guest house. Model investasi ini lebih sering di sebut dengan homa stay. Karena sudah banyak di beberapa kota di Indonesia. Bisnis investasi jenis inis biasanya hanya di kelola secara swadaya dengan anggota keluarga, dan ada juga jenis investasi guest house yang di kelola oleh suatu manajemen dan hanya mencarai investor saja. Investor di maksud baik berupa investor secara finansial atau investor rumah yang di gunakan untuk menjadi guest house. Lebih sederhananya adalah anda menginvestasikan propert anda seperti rumah untuk dijadikan guest house dengan jangka waktu kerja sama yang telah di tentukan sebelumnya. Selain membutuhkan modal sebagai fee kerjasama anda juga membutuhkan bangunan. Lebih tepatnya seperti persewaan harian tapi anda tidak perlu memanajemen atau ikut mengelola guest house tersebut. Mungkin investasi ini adalah yang paling simple dan mudah anda lakukan tanpa perlu mengganggu aktivitas anda.

            Semoga investasi properti yang anda jalankan dapat sukses dan mendapat keuntungan yang berlipat.




  Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar